September 29, 2012

PUISI MATEMATIKA: Aturan & Konsep Fungsi Cinta Suci



Berbicara tentang cinta emang nggak ada habisnya. Cinta menjadi komoditi industri di dunia hiburan, jutaan judul lagu tentang cinta berkibar diberbagai penjuru dunia. Tak terkecuali sebuah puisi yang lahir dari rahim intelektual seorang Dedi Lealdi. Puisi ini pertama kali diposting di blog Dedi Lealdi. Anda bisa membaca karya beliau di sini. Selamat menikmati :)

Aturan & Konsep Fungsi Cinta Suci
Karya Dedi Lealdi


Adinda…
Jika akar – akar persamaan kuadrat x1 dan x2

Maka x1 adalah diriku dan engaulah x-nya…

Tanpa dirimu, hatiku bagaikan himpunan kosong
Saat kau hadir di depanku, sinus kosinus hatiku pun bergetar membelah hatiku…

Saat kau jauh hatiku gelisah seakan
Kita pun jauh sejauh titik tak hingga
Membuatku ingin selalu dekat… dekat… dan terus dekat…
Bersama dengan dirimu… bagaikan garis yang sejajar…

Entah dengan modus apa ku jelaskan ini semua
Modus ponens kah… tollens… atau…
Silogisme kah yang memecahkan logika hatimu…
Dan membuat diagonal – diagonal ruang hatimu…
Bersentuhan dengan diagonal – diagonal bidang hatiku…


Tapi itu semua, cumalah sebuah garis khayal dalam benak pikiranku…
Karena daerah grafik fungsi cinta terbatasi oleh titik agama…
Ooo…Ku harus menyimpan semuanya dalam kotak impianku…
Ku harus terus jalani hidup ini dalam barisan aritmatika ku…

Adinda…
Akankankah kau mau menungguku…
Hingga ku siap menjadikanmu sebagai daerah bagian hidupku…
Tapi…akankah peluang itu ku dapatkan…
Akankah waktu memihak kepadaku…

Jawabannya…
Allah lah yang mengatur semua grafik dan tabel kehidupanku…
Dan kini ku hanya dapat berusaha dan terus berdoa…
Ya Allah…kalau dia memang jodohku…
Jadikanlah ia sebagai volume ruang kehidupanku…
Aamiin…