Desember 22, 2012

PUISI CINTA MATEMATIKA



Sebuah karya indah... namun sayangnya, belum diketahui siapa penulis puisi ini. Sambil menyiapkan resolusi untuk tahun baru 2013, sekaligus menutup tahun 2012 dengan posting puisi cinta matematika, saya membagikan anda sebuah puisi cinta matematika yang indah, namun bukan saya yang menulisnya... seseorang dari negri antah berantah telah menulisnya dan membiarkannya beredar dalam dunia maya.



PUISI CINTA MATEMATIKA
Karya: Anonymous

Ragaku terus berotasi disini
tapi serasionalnya aku ingin pergi
pergi dan takkan pernah ku tengok lagi
karena perih terlanjur mensubstitusi

di tempat ini hitam mendominasi
di tempat ini kelam mengeliminasi
bagai relasi tanpa fungsi
bagai subgrup tak berpenghuni

Tuhan,
sampai kapan aku dapat bertahan
bertahan dari bilangan hinaan
hingga merasa vektor hidup ini nyaman

Tuhan,
bantu elemen temukan himpunan
himpunan yang dapat menghargai
hingga elemen dapat tersenyum kembali

wahai penguasa hati
definisikan aku keikhlasan
agar aku tahu cara bersabar
mengharap setetes linier kebahagian

atau teoremakan aku kebencian
agar tak kenal fungsi memaafkan
sampai titik stasioner tinggi menjulang
sampai tak satupun mereka kan ku kenang