Mei 06, 2012

PUISI MATEMATIKA: Yogyakarta

Tak terhitung banyaknya pujangga matematika muda berbakat di Indonesia ini menelurkan karya-karya mereka dalam tinta digital. Tak terkecuali Andre dalam blognya andreasandre.net. Menurut pengarangnya, puisi ini pernah diikutsertakan kedalam suatu kontes, namun sayang tidak menang.

Yogyakarta
Oleh: Andre


Yogyakarta yang juga kota pelajar
Bagaikan barisan geometri, berderet universitas di segala penjuru kota
Tampak juga sebaran mahasiswa dari pelosok indonesia
Tanpa melihat variabel asal usul

Empat sisi jalan pengapitmu bagai sisi-sisi persegi yang kokoh
Namun semua berpotongan pada satu titik, Tugu jogja
Utara berimpit pada gunung merapi
Dan selatan luas pantai selatan yang tak hingga


Panjang x lebar jalan Malioboro yang selalu ramai
Tanpa ada limit waktu yang membuatmu sepi
Berbagai macam wisatawan datang ke kota ini
Menempuh beribu-ribu matrix berordo 4×4
Hanya untuk menikmati keindahan Malioboro


Garis lengkung 35o selalu keluar dari bibir senyum penduduk lokal
Keramahan penduduk kota yang tidak dapat diukur dengan besaran apapun
Akan membuat sinus kosinus rasa kangen
Bagi semua orang yang berkunjung

Setelah kupikir secara logika
Dan mencari nilai determinan hatiku
Semakin hari kurasakan besaran cinta yang bertambah terhadap kota ini
Bagai grafik fungsi yang naik atau grafik tangen (90º < x < 270º)
Yang selalu mengarah ke atas, naik…

Walau aku bukan orang asli jogja
Dan akupun akan dilema
Untuk meninggalkan kota ini
Yogyakarta