Desember 17, 2011

Pesan Natal Rahasia

Hari Natal dirayakan umat Katolik di berbagai negara. Pada umumnya Hari Natal identik dengan salju putih, dengan pohon cemara berhias, dan mitos tentang Santa Clauss berjaket merah yang membagikan hadiah Natal bagi anak-anak yang bersikap baik.

Seorang jemaat gereja mengirimkan sebuah pesan bersandi kepada Pendeta Slamet sehari sebelum Pendeta itu memberikan ceramah di malam Natal. Tidak ada yang mengetahui apa makna pesan yang dikirim melalui secarik kertas yang ditujukan kepadanya itu.

Pendeta Slamet bingung tidak mengetahui isi pesan surat itu. Tapi nampaknya surat itu bukanlah ancaman. Pendeta itu kemudian datang ke seorang detektif swasta muda yang ganteng, baik hati, suka menolong dan berprestasi. Dialah Detektif Hari Nugraha (pembaca dilarang protes).

Nah, setelah menerima surat dari pendeta Slamet, Detektif berambut keriting itu meneliti dengan seksama setiap jengkal isi surat itu. Beginilah isi surat itu.

Pesan Natal Rahasia

Detektif Hari menginterogasi Pendeta Slamet beberapa saat setelah pendeta itu menyerahkan surat keada detektif.

"Pendeta, apakah surat ini datang dari salah seorang jemaat gereja", tanya Detektif.
.
"Ya, dia menyerahkan surat itu padaku pagi ini, dan saya tidak tahu apa maksudnya", jawab Pendeta.
.
"Kau tidak bertanya apa maksud surat itu?", tanya si ganteng baik hati.
.
"Ya, saya sudah mencoba bertanya pada orang itu apa maksud surat ini", jawab si Pedeta. Kemudian pendeta itu menceritakan kembali pertemuannya dengan salah seorang jemaat gereja pengirim surat. 

"Saya bertanya kepada pemberi surat 'Apa maksudnya surat ini?'. Tapi dia sepertinya sedang terburu-buru, dan hanya menjawab 'itulah yang harus Anda sampaikan besok!' . Dia kemudian langsung lari meninggalkan saya", cerita Pendeta.

Detektif Hari awalnya bingung dengan surat itu. Tapi tiga menit kemudian dia menyadari satu hal! Memang surat ini sepertinya tidak bermakna apapun. Hanya sekumpulan alfabet yang disusun dalam grid. Tapi sebenarnya surat itu menyimpan sebuah pesan rahasia. Detektif Hari tersenyum melihat kejeniusan penulis surat. Jawabannya memang terlihat sangat jelas di surat itu.

"Pak Pendeta, akhirnya saya dapat memecahkan sandi itu! Ini hanya sebuah kata. Pengirim surat itu sebenarnya ingin mengatakan satu hal, satu hal yang akan kau katakan besok di malam natal!", kata Detektif Hari sambil tersenyum.

"Apa itu, detektif?", tanya Pendeta.

"Kita sms-an aja yah Pak, nanti kalo saya jawab disini, bisa dibaca sama pembaca blog Obrolan Matematika, hehe..", jawab Detektif Hari memainkan senyumnya :p

Dapatkah kamu menemukan sebuah kata yang menjadi pesan natal rahasia itu?